Tab 1 Tab 2 Tab 3 Tab 1.1 Tab 1.2 Tab 1.3 Tab 2.1 Tab 2.2 Tab 2.3 Tab 3.1 Tab 3.2 Tab 3.3

Tab 1 Tab 2 Tab

Selasa, 01 Mei 2012

Soal BBM, Sisakan Pembahasan CC Mobil

- Dari empat rencana penghematan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan listrik yang akan disiapkan pemerintah, pembahasan pengendalian dengan menggunakan kapasitas mesin (cc) masih terus dikaji untuk mencari cara kontrol paling mudah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, menjelaskan bahwa pemerintah akan mengeluarkan empat aturan penghematan BBM bersubsidi dan listrik.

Aturan pertama, kendaraan pemerintah tidak boleh menggunakan Premium. Kedua, melakukan penghematan listrik di seluruh kantor dan perumahan. Ketiga, aturan mengenai konversi BBM ke bahan bakar gas (BBG). Keempat, pembatasan BBM bersubsidi untuk mobil berkapasitas mesin 1.500 cc ke atas.

"Dari empat itu, tiga sudah selesai dan masih ada satu yang masih dibahas ulang, yaitu urusan cc," kata Jero Wacik di Jakarta, Senin 30 April 2012.

Menurut Wacik, pembahasan aturan mengenai pembatasan BBM bersubsidi untuk mobil cc tertentu masih harus dibahas, karena kontrol di lapangan akan sangat sulit. Pemerintah, dia melanjutkan, akan membuat aturan yang mudah diimplementasikan terlebih dahulu.

Yang terpenting, Wacik melanjutkan, ketiga aturan yang telah siap akan dijalankan terlebih dahulu dan dimulai di instansi pemerintahan. Nantinya, mobil, kantor, dan perumahan pemerintah akan diperketat penggunaan listrik, BBM, dan air, sehingga akan terjadi penghematan secara besar-besaran. "Yang tiga jalan dulu, yang satu kami cari cara yang paling mudah kontrolnya," ujarnya.

Aturan-aturan ini, menurut dia, segera dijalankan setelah Presiden mengumumkan kepada publik secara langsung. Namun, ia mengaku bahwa aturan ini belum dapat diumumkan pada awal Mei 2012. (art)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar